Bitcoin telah menjadi salah satu aset investasi paling populer di dunia dalam satu dekade terakhir. Banyak orang tertarik oleh kisah sukses para investor awal yang memperoleh keuntungan besar dari kenaikan harga Bitcoin yang fantastis.
Namun, dibalik potensi keuntungannya yang tinggi, terdapat pula risiko besar yang perlu dipahami dengan baik sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia kripto. Sebelum mulai membeli Bitcoin, bagi calon investor untuk memahami karakteristik aset ini, cara kerja pasar kripto, serta faktor-faktor yang dapat mempengaruhi harga Bitcoin.
Dengan pemahaman yang matang, Anda dapat meminimalkan risiko dan membuat keputusan investasi yang lebih bijak. Berikut ini beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi Bitcoin.
1. Pahami Apa Itu Bitcoin dan Cara Kerjanya
Sebelum berinvestasi, langkah pertama adalah memahami apa sebenarnya Bitcoin itu. Bitcoin adalah mata uang digital yang berjalan di jaringan blockchain, sebuah sistem terdesentralisasi tanpa kendali dari pihak mana pun, termasuk bank atau pemerintah. Transaksi Bitcoin diverifikasi oleh jaringan komputer diseluruh dunia melalui proses yang disebut mining.
Pemahaman dasar ini penting agar Anda tahu mengapa harga Bitcoin bisa naik-turun secara ekstrem. Karena tidak ada otoritas tunggal yang mengatur, harga Bitcoin sepenuhnya bergantung pada permintaan dan penawaran di pasar. Semakin banyak orang yang percaya dan membeli, semakin tinggi harganya, pun sebaliknya.
2. Kenali Risiko Volatilitas Harga
Salah satu hal paling krusial yang perlu diperhatikan adalah volatilitas atau fluktuasi harga Bitcoin. Harga Bitcoin dapat naik atau turun puluhan persen hanya dalam hitungan hari, bahkan jam. Kondisi ini bisa menjadi peluang bagi trader jangka pendek, tetapi sangat berisiko bagi investor yang tidak siap mental menghadapi penurunan tajam.
Oleh karena itu, pastikan Anda hanya menginvestasikan dana yang siap untuk hilang sebagian atau seluruhnya. Jangan gunakan uang kebutuhan pokok, dana darurat, atau tabungan jangka pendek untuk membeli Bitcoin.
3. Pilih Platform Exchange Terpercaya
Cara beli Bitcoin yang aman adalah melalui platform exchange yang telah punya reputasi di dunia, salah satunya adalah OKX.
OKX Exchange adalah salah satu platform pertukaran aset kripto (cryptocurrency exchange) terbesar di dunia, yang memungkinkan pengguna untuk membeli, menjual, memperdagangkan, dan menyimpan berbagai aset digital seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan ribuan token lainnya.
4. Gunakan Dompet Digital (Wallet) dengan Aman
Setelah membeli Bitcoin, Anda perlu tempat untuk menyimpannya dengan aman. Ada dua jenis wallet, hot wallet (terhubung ke internet) dan cold wallet (offline). Hot wallet lebih praktis digunakan untuk transaksi harian, sementara cold wallet lebih aman untuk penyimpanan jangka panjang karena tidak terhubung ke jaringan online.
Lindungi akses wallet Anda dengan kata sandi kuat, two-factor authentication (2FA), dan jangan pernah membagikan private key kepada siapa pun. Kehilangan private key berarti kehilangan akses ke aset Anda selamanya.
5. Pahami Aspek Pajak dan Regulasi
Sejak 2022, transaksi aset kripto di Indonesia dikenakan pajak PPh dan PPN sesuai peraturan pemerintah. Artinya, setiap kali Anda melakukan jual-beli Bitcoin di platform resmi, akan ada potongan pajak yang diterapkan secara otomatis oleh exchange.
Selain itu, penting untuk mengikuti perkembangan regulasi pemerintah tentang aset digital. Regulasi yang berubah bisa memengaruhi likuiditas, akses pasar, bahkan harga Bitcoin secara keseluruhan.
6. Miliki Strategi Investasi yang Jelas
Jangan berinvestasi hanya karena ikut tren atau takut ketinggalan (FOMO). Tentukan sejak awal tujuan investasi Anda, apakah untuk jangka panjang (HODL), jangka menengah, atau jangka pendek seperti trading.
Strategi populer seperti Dollar Cost Averaging (DCA) dapat membantu Anda membeli Bitcoin secara bertahap dengan nominal tetap setiap periode, sehingga mengurangi risiko akibat fluktuasi harga ekstrem. Tetap disiplin dan jangan terbawa emosi ketika harga naik atau turun drastis.
7. Waspadai Penipuan dan Skema Investasi Palsu
Banyak orang memanfaatkan popularitas Bitcoin untuk menipu investor pemula. Hindari penawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tetap atau penggandaan uang cepat menggunakan Bitcoin. Prinsipnya, jika terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, kemungkinan besar itu penipuan.
Selalu lakukan riset mendalam (do your own research) sebelum mempercayakan uang Anda pada pihak mana pun. Gunakan sumber informasi resmi dan komunitas kripto yang kredibel.

